Post with 3 notes
Makassar International Writers Festival 2012
Siaran Pers, 6 Mei 2012
RUMATA’ adalah rumah budaya di kota Makassar yang digagas oleh sutradara film Riri Riza dan penulis Lily Yulianti Farid pada awal tahun 2010. RUMATA’ yang dalam bahasa Makassar bermakna rumah kita akan menjadi tempat yang mewadahi berbagai inisiatif komunitas seni di Makassar untuk mengembangkan potensi seniman lokal dan membuka minat masyarakat terhadap kegiatan seni sekaligus mendorong penciptaan pasar bagi kegiatan kesenian yang lebih luas, di samping menjadi penggerak kegiatan literasi dan kebudayaan secara umum.
RUMATA’ kembali menggelar Makassar International Writers Festival (MIWF) 13-17 Juni 2012. Makassar International Writers Festival adalah kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan Makassar sebagai kota dunia yang menjadi tuan rumah berbagai kegiatan internasional, termasuk festival penulis yang mendatangkan para penulis dari berbagai negara, serta menumbuhkan minat baca serta apresiasi terhadap sastra karya tulis lainnya. Sebanyak 9 penulis mancanegara dan 15 penulis dari Makassar serta daerah lain di Indonesia akan berkumpul, berdiskusi, mengadakan pembacaan karya dan mengunjungi beberapa tempat di dan di sekitar Makassar untuk mengenal lebih jauh kota dan masyarakat Makassar.
Tema MIWF 2012 adalah Visiting the Memories (Menjenguk Kenangan) yang menitikberatkan persilangan antara sejarah, sastra dan ciri khas arsitektur sebuah kota, yang menandai masa tertentu. Pembacaan karya dirancang di berbagai gedung dan bangunan bersejarah yang tersisa di sejumlah lokasi, serta dialog antara-daerah dan antar-negara yang menjadikan Makassar sebagai titik pentingnya.
Bentuk kegiatan: Lokakarya/diskusi, pembacaan karya, writers exchange program, cultural trip dan Program-program komunitas
Beberapa program spesial pada perhelatan MIWF 2012 :
• Nyanyikan Puisimu, sebuah lokakarya bagi penyair dan pemusik Massar untuk mentransformasi puisi menjadi lagu, menghadirkan Fadly Padi, Ari Malibu dan Yana Millane
• Don’t Judge A Book by Its Movie, bahas bukunya, tonton filmnya. Novel-film yang masuk dalam daftar adalah Negeri 5 Menara, Batas dan Sang Penari. Penulis dan sutradara diundang hadir selama acara
• Sahabat dari Jauh, program fellowship RUMATA bagi 5 hingga 10 siswa SMU dari daerah terpencil untuk mengikuti program bertemu penulis, latihan menulis, dan mengapresiasi penulis. Siswa terpilih akan dikirimkan novel/DVD film adaptasi novel sebulan sebelum MIWF dan diminta menulis ulasan/apresiasi karya.
• Litweetrature Makassar, sebuah panggung open mic yang akan diisi debat, music, poetry slam, kuis, profil komunitas yang menjadi sponsor
• Writers Exchange Program, membahas karya penulis international, nasional dan lokal
• Talkshow and Discussion, sharing pengalaman penulis internasional, nasional dan lokal
Penulis internasional yang hadir dalam MIWF 2012 adalah Xu Xi, penulis keturunan Indonesia yang membagi dirinya diantara New York, Hong Kong dan Selandia Baru. Salah satu novelnya yang memperoleh penghargaan bergensi adalah Habit of a Foreign Sky (masuk nominasi Man Asia Literary Prize pada tahun 2007). Jennifer MacKenzie, penyair kelahiran Melbourne ini menciptakan hubungan sangat khusus dengan Indonesia melalui kumpulan puisi Borobudur. Kent MacCarter, Penyair asal Amerika Serikat menerbitkan kumpulan puisi In The Hungy Middle of Here (Transit Lounge), Omar Musa keturunan Malaysia-Australia adalah penyair dan rapper yang memenangi beberapa penghargaan diantaranya The Australia Poetry Slam (2008). Kelly Lee-Hickey penyair terkemuka Australia yang memenangi National Australia Poetry Slam 2010. Uthaya Sankar adalah penulis kontemporer asal Malaysia yang telah menerbitkan 12 buku dalam bahasa Melayu. Ng Yi Sheng adalah penulis termuda yang berhasil memenangi Singapore Literature Prize. Bernice Chauly adalah seorang penulis Malaysia, penyair, aktor, fotografer dan pembuat film. Elizabeth Pisani adalah ahli epidemiologi dari London yang terkenal karena karyanya tentang HIV / AIDS, khususnya untuk buku kontroversialnya berjudul “Wisdom of Whores:Bureaucrats, Brothels and the Business of AIDS.
Turut hadir pula penulis nasional yakni Ahmad Tohari, sastrawan yang terkenal dengan novel triloginya Ronggeng Dukuh Paruk yang ditulis pada 1981. Ahmad Fuadi adalah penulis novel “Negeri 5 Menara” yang memperkenalkan mantra Man Jadda Wajada. Mochtar Pabottingi, seorang penulis terutama puisi. Salah satu karya beliau yang terkenal adalah antologi puisi Tonggak 3 (1987).
Tim kurator MIWF 2012 yang terdiri dari Aslan Abidin (koordinator), Luna Vidya, Shinta Febriany dan M. Aan Mansyur telah memilih dan menjaring nama penulis muda di Indonesia Timur, melalui sistem referensi dan pelacakan karya di berbagai media. Mereka yang kemudian terpilih adalah Anwar Jimpe Rahman, Emil Amir, Jamil Massa, Nurul Nisa, dan Rini Irmayasari. Cerpen dan puisi karya kelima penulis dianggap memiliki gagasan yang patut menemui pembaca yang lebih luas
Sebagai penghormatan terhadap tokoh mendiang orang-orang yang berjasa dalam bidang kesenian dan kebudayaan, Rumata’ menggelar pemutaran film video dokumenter tokoh-tokoh intelektual yang berasal dari Sulawesi Selatan. Jika tahun lalu almarhum Mohammad Salim terpilih sebagai sosok yang telah membawa kemajuan bagi pengetahuan kebudayaan Sulawesi Selatan melalui naskah I La Galigo, maka tahun ini, Rumata’ ingin mengangkat figur almarhum Prof. Mattulada. Mengapa Mattulada? Sebab beliau merupakan salah seorang tokoh panutan bagi masyarakat Sulawesi Selatan, seorang antropolog Indonesia yang disegani. Karya-karyanya merupakan referensi wajib bagi yang ingin meneliti tentang kebudayaan Sulawesi Selatan, sebagaimana Claire Holt dan Koentjaningrat untuk Indonesia, Denys Lombard untuk Jawa atau Anthony Rheid dan Matthes untuk Celebes. Selain itu, beliau aia adalah salah seorang inisiator berdirinya Universitas Hasanuddin, perguruan tinggi pertama di Indonesia timur.
MIWF ini disponsori oleh: Pemerintah Kota Makassar, Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Kompas Gramedia Group, PT. Pertamina, The Body Shop Indonesia, US Consulate, Arts Network Asia (ANA), Bosowa Foundation, Kalla Group, Hong Kong City University, Univesitas Hasanuddin, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Negeri Makassar, National ArtS Council Singapore, Taksi Putra, Chambers, Yayasan BaKTI , PT. Lion Air Indonesia, Meditatif, Kala Teater, Yayasan Lontar.
Dan di dukung oleh Panyingkul!, Radio Suara Celebes, Radio Mercurius, Radio Madama, Radio Prambors Makassar, Harian Kompas, Harian Tribun Timur, detik.com, kabarmakassar.com.
Tim Kerja MIWF 2012 adalah sebagai berikut:
Executive Producers:
Riri Riza dan Lily Yulianti Farid
Members of Advisory Board:
Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Rusmayani Madjid, Mo Riza, Dana Riza, Moch. Hasymi Ibrahim,
Farid M. Ibrahim, Sukmawaty Syukur, Titien Syukur
Festival Founder/Director:
Lily Yulianti Farid
Festival Manager:
Ita Masita Ibnu
Assistant to Festival Manager:
Idha Riu dan Abdi Karya
Members of Curatorial Team:
Aslan Abidin (koordinator), M. Aan Mansyur, Luna Vidya, Shinta Febriany
Sponsorship/Business Development:
Isma Azis Riu (Makassar)
Titien Syukur (Jakarta)
Visual Designer:
Nur Abdiansyah
Venue Coordinator:
Wildhan Burhanuddin
Venue Concept/Design Coordinator:
Yulianti Tanyadji dan Victor
Media Officer and Public Relation:
Muhammad Nurabdurrahman, Sunarti Sain, Wulan Anita
Dokumentasi:
Armin Hari, Arman Dewarti, Eva Taibe, Muhary Wahyu Nurba
Liaison Officer Coordinator:
Ni Nyoman Anna Marthanti
Staff and Volunteer Coordinator:
Afdhaliyanna Ma’rifah
Logistic Coordinators:
Martinuz Buntulangi
Andi Muhammad Yusuf Randy
Info lebih lanjut mengenai festival:
http://makassarwritersfestival.com
www.facebook.com/RumataArtspace
ikuti kami di Twitter: www.twitter.com/RumataArtspace
Media relations : Wulan Anita 0818 026 98 742
Post with 1 note
CHAMBERS ENTERTAINMENT & DEBLUESFRESH
Proudly Present:
COME CELEBRATE THE 14TH DEBLUESFRESH ANNIVERSARY!
Sunday, 6 May 2012
19.00 - 22.00
Chambers Shop
Debluesfresh’s New Album Hearing Session!
‘Bukan Balada Cengeng’ Limited Release Soon!
Also Music Performance:
THE BOOKS
FAYLYN
MAE ACOUSTIC
INUYASHA
DURNA CARAMEL
Special Discount 50% off for all merchandise!
FREE ENTRY! FREE DRINK!

Event detail will be announced.
Info: 087840668876 | twitter: @chmbrs | fb: chmbrs
Tuesday, 13 March 2012
08.00 PM at Grand Clarion Ballroom
Jl. A. P. Pettarani No. 1, Makassar

Ticket Price :
Platinum : Rp 1.500.000,- | Gold : Rp 750.000,-
Silver : Rp 325.000,- | Bronze : 150.000,-
Ticket Box :
Chambers Shop | I Radio Makassar | Madama Radio
Promoted & Organized by
RAJAWALI INDONESIA | TELKOM INDONESIA
Supported by
CHAMBERS | I RADIO MAKASSAR | MADAMA RADIO
2 March 2012, 19.00 at Balai Sarbini, Plaza Semanggi, Jakarta

CHAMBERS, sebuah holding company yang menaungi street/culture/lifestyle local brand bernama CHAMBERS SHOP yang telah berdiri hampir 10 tahun di Makassar, kini akan meluncurkan online shop chmbrs.com dan menyusul unit toko baru di Jakarta. Berhubungan dengan peluncuran tersebut, CHAMBERS menggandeng REVISION LIVE selaku promotor ternama di Jakarta untuk menggelar pelucuran online shop tersebut pada 2 Maret 2012 di Balai Sarbini, Plaza Semanggi, Jakarta.
Tidak tanggung-tanggung, sebuah band indie pop dari New York, THE PAINS OF BEING PURE AT HEART didatangkan.
THE PAINS OF BEING PURE AT HEAR dengan Kip Berman (gitar, vocal), Alex Naidus (bass), Kurt Feldman (drums), Peggy Wang (keys, vocal), dan Christoph Hocheim (gitar), mencuri perhatian dengan debut album (self-titled) mereka yang luar biasa, yang dirilis pada tahun 2009.
Mereka menawarkan sesuatu yang berbeda, menarik dan spesial, seperti membangun semangat musik 90an, hingga menciptakan EP dengan beberapa single dan membuat mereka bisa tur panjang dan dikenal luas.
Tahun 2011, terobosan mereka berlanjut dengan mengeluarkan album “Belong”, album yang ikut diproduseri oleh Flood dan Alan Moulder (yang dikenal pernah ikut meproduseri The Smiths, NIN, The Smasing Pumpkins, The Jesus and Mary Chain, My Bloody Valentine, Depeche Mode and Ride) diklaim beberapa media internasional sebagai salah satu album terbaik, termasuk beberapa single yang juga di masukkan sebagai single terbaik di tahun yang sama.
Mereka terus berkomitmen, memperlihatkan kemajuan dan menikmati karya mereka yang menurut mereka sangat istimewa, apalagi karena bisa bekerjasama dengan 2 produser ternama yang yakin dengan potensi mereka. Sebuah jaminan kualitas tentunya.
Tidak salah mereka disukai hingga ditunggu kehadirannya di Indonesia. Meningat Indonesia memiliki komunitas indie-pop yang hebat, mereka benar-benar ingin datang ke Indonesia, setidaknya begitulah yang pernah disebutkan Kip Berman pada salah satu media di Jakarta. Dan kami CHAMBERS dan REVISION LIVE selaku promotor, senang dan bangga bisa mendatangkan mereka ke Jakarta, apalagi hingga berita ini diturunkan, THE PAINS OF BEING PURE AT HEART tercatat sebagai salah satu headliner LANEWAY FESTIVAL 2012, sebuah festival musik tahunan terbesar di Australia dan Singapura.
Tidak cuma THE PAINS OF BEING PURE AT HEART, 2 band lain, WHITE SHOES AND THE COUPLES COMPANY dan POLYESTER EMBASSY didaulat jadi pembuka.
Untuk tiket dijual dengan presale Rp. 285.000 (6-26 Februari)
dan normal Rp. 350.000.
Ticket tersedia :
Jakarta
@RajaKarcis, RajaKarcis.com
@PramborsStore, Jl. Adityawarman 71, Kebayoran Baru
@OuvalResearch97, Jl.Tebet Utara Dalam 26
Bandung
@Omuniuum, Jl. Ciumbuleuit 151 b Lt.2
@Unkl_347, Jl. Trunojoyo No.4
@OuvalResearch97, Jl. Buah Batu No. 64
@FFWDRecords, Jl. Setiabudhi no. 56
Jogja
@Starcross_, Jl. Cendrawasih no 27A Demangan
Makassar
@chmbrs , Jl. Boulevard, Ruby 1#3 Panakkukang Mas
Informasi lengkap silahkan kunjungi www.revision.co.id, twitter: @revisionlive @chmbrs dan facebook page: revision live dan chmbrs atau hubungi 087840668876.
——
Post with 1 note
March 10th 2012, 16.00 at Lapangan Basket Karebosi Makassar
Promoted by CHAMBERS ENTERTAINMENT

A DAY TO REMEMBER, band rock dari Ocala, Florida, Amerika. Muncul di tahun 2003 yang didirikan oleh gitaris Tom Denny dan drummer Bobby Scruggs. Band ini telah merilis empat album studio, sembilan single dan delapan video musik. Mereka terutama terkenal karena penggabungan yang tidak biasa mereka punk dan pop metalcore sebagai gaya musik.
Sebuah band dengan genre yang lagi diminati di Indonesia, membuat band ini sangat ditunggu kehadirannya. Apalagi dengan talenta live yang tidak diragukan lagi dengan tampil sebagai headliner di Soundwave Australia 2012. Band yang sangat produktif, terbukti dari katalog yang ditampilkan dibawah ini :
2005; And Their name Was Treason
2007; For Those Who Have Heart
2009; Homesick
2010; What Separtes Me from You
Hingga ditahun ini telah merilis single beserta video musik: All Signs Point to Lauderdale, It’s Complicated, Sticks & Bricks, dan tahun depan akan merilis single beserta video musik juga berjudul 2nd Sucks/
Tidak salah mereka memang sangat ditunggu kehadirannya di Indonesia. Dan Makassar beruntung kedatangan band potensial dan besar ini, apalagi hingga berita ini diturunkan, A DAY TO REMEMBER tercatat sebagai salah satu headliner SOUNDWAVE FESTIVAL, sebuah festival musik tahunan terbesar di Australia. Bertitel sama, A DAY TO REMEMBER Live in Concert ini akan dibuka dengan 2 band lokal yaitu Endank Soekamti (Yogyakarta) dan Freeday (Makassar). Sebuah persembahan dari CHAMBERS ENTERTAINMENT yang saying untuk dilewatkan.
Untuk tiket dijual lebih murah, dengan presale Rp. 85.000 – Rp 100.000. Tiket presale sudah mulai di jual di Chambers Shop dan Radio Madama.
Catat tanggalnya, dan pastikan tidak ketinggalan!
Informasi lengkap silahkan menghubungi 087840668876 atau follow twitter: @chmbrs dan facebook page: chmbrs.
www.myspace.com/adaytoremember
Post with 1 note
February 21st 2012, 19.00 at D’Liquid, Grand Clarion, Makassar
Promoted by CHAMBERS ENTERTAINMENT

HEAVEN SHALL BURN, sebuah band metalcore dari Jerman, lebih dari 15 tahun setelah terbentuk, mereka tidak pernah tahu kalo musik yang ditampilkan akan berkembang pesat seperti saat ini. Merekalah salah satu pelopor musik metalcore di Jerman. Hingga saat ini fanbasenya semakin besar hingga mereka pun tidak asing di Indonesia, termasuk Makassar. Kami pun tidak mengelak kalo terdapat beberapa band Jerman yang tumbuh besar di skena musik dunia khususnya Indonesia, salah satunya Heaven Shall Burn.
Bermodalkan 6 album studio (Asunder-2000, Whatever It May Take-2002, Antigone-2004, Deaf to Our Prayers-2006, Iconoglast-2008, Invictus-2010) dan belasan rilisan album mini, live, dan single termasuk split album dengan beberapa band besar lainnya seperti Caliban, membuat band ini mudah memiliki fans yang banyak. Belum lagi mereka tercatat aktif dan peka sosial. Karena inilah mereka semakin dicintai.
Tercatat beberapa kali tampil dalam tur album dan gelaran festival rock di belahan eropa dan amerika bersama band besar lainnya, bahkan merilis banyak pertunjukan live membuktikan bahwa mereka memang punya talenta meyakinkan.
Dengan beranggotakan Marcus Bishoff (vokal), Maik Weichert (gitar), Alexander Dietz (gitar), Eric Bischoff (bass), dan Matthias Voigt (drum), HEAVEN SHALL BURN yakin bisa sejajar dengan beberapa band rock/metal lainnya didunia. Mereka pun membuktikan kalau album terakhirnya Invictus (2010), tidak hanya dirilis di Jerman, tapi dibeberapa negara termasuk Amerika. Mereka tercatat punya punya pengaruh besar di industri musik eropa.
Dalam rangka mempromosikan album terakhir mereka “Invictus”, mereka gelar serangkaian Tour 2011-2012 di Australia dan Asia, bahkan menyempatkan ke Indonesia dan tepatnya di Makassar. Sebuah kehormatan bisa menampilkan HEAVEN SHALL BURN dalam gelaran eventROCKMEN STAGE MAKASSAR bersama beberapa band lokal lainnya seperti Superglad, All Confidence Out dan beberapa band lainnya.
Setelah Marduk, Misery Index, Story of the Year, ini adalah kelanjutan sebuah momentumyang sangat menarik dari Chambers Entertainment, sebuah band yang akan besar menyusul kebesaran band lainnya, akan mencatat sebuah katalog event yang luar biasa apabila melihat asosiasi sebuah band dengan ribuan penggemar.
Untuk tiket dijual lebih murah, dengan presale Rp. 45.000 – Rp 60.000. Tiket presale sudah mulai di jual di Chambers Shop dan Rockmen Stage Makassar.
Informasi lengkap silahkan menghubungi 087840668876 atau follow twitter: @chmbrs dan facebook page: chmbrs.
Post with 2 notes
Daftar album terbaik pada akhir tahun memang selalu menarik untuk dishare dan disimak. Setiap tahunnya Chambers juga bikin versi sendiri. Untuk tahun ini kami share 11 album. Kenapa 11? Karena angka ini paling popular ditahun 2011. Dan kali ini versi album terbaik ini kami namakan
“Top 11 Most Played Albums of 2011”.
Album terbaik itu ketika apresiasinya lebih sering ingin didengarkan karena menyegarkan bahkan sebagai motivasi untuk bersenang-senang dan akhirnya lebih sering, lebih banyak diputar. Kesimpulan kami, album terbaik adalah album yang lebih sering kita putar dan didengarkan tentunya.
Seperti biasa kita ada 2 kategori rilisan, lokaL dan internasional.
Berikut “Top 11 Most Played Albums of 2011” versi kami, dimana urutannya berdasarkan waktu rilis atau waktu kami dapat, kami beli, kami putar, kami dengarkan.
Rilisan album lokal :
1. MORFEM – INDONESIA
2. POLYESTER EMBASSY - FAKE/FAKER
3. BESOK BUBAR - BESOK BUBAR
4. RAJASINGA – RAJAGNARUK
5.GUGUN BLUES SHELTER - SATU UNTUK BERBAGI
6. BRNDLS - DGNR8
7. SIR DANDY - LESSON #1
8. ALIEN SICK – SINTING
9. SUPERGLAD - CINTA DAN NAFSU
10.BURGERKILL – VENOMOUS
11. THE EXPERIENCE BROTHER - EYE CONTACT
Rilisan Internasional :
1. RADIOHEAD - THE KING OF LIMBS
2. THE PAINS OF BEING PURE AT HEART – BELONG
3. PETER BJORN & JOHN - GiMME SOME
4. FOO FIGHTER - WASTING LIGHT
5. THE KILLS - BLOOD PRESSURES
6. DEATH CAB FOR CUTIE - CODES AND KEYS
7. DISMA - TOWARDS THE MEGALITH
8. FLESHGOD APOCALYPSE – AGONY
9. KASABIAN - VELOCIRAPTOR
10. MASTODON - THE HUNTER
11. M83 - HURRY UP, WE’RE DREAMING
Page 1 of 4